KHUSYU'

Khusyu'........
hmmmmmm.... saya suka ketawa sendiri jika mendengar kata khusyu' teh......
soalnya dulu sampai sekarang saya belum ngerti dan faham bagaimana caranya agar ibadah kita khusyu' terutama dalam melaksanakan ibadah shalat....


Entah bagaimana caranya agar kita khusyu' saat melaksanakan rukun shalat,
apakah dengan mengingat-ingat bacaan atau rukun shalat ??? atau membayangkan surga, neraka atau lainnya yang berhubungan dengan makhluk yang sifatnya baik.... entahlah saya pun masih mencari kebenarannya... :D
Tapi yang jelas, walau ibadah kita tidak disertai dengan khusyu' asalkan kita melaksanakannya atas dasar perintah-Nya dan disertai dengan hati yang ikhlas pasti amal ibadah kita pun diterima.. bahkan yang tidak disertai rasa ikhlas pun 'DIA' tetap menerimanya... :)
:D sedikit akan saya jelaskan menurut pandangan saya apa itu khusyu' dan bagaimana agar ibadah kita selalu khusyu'...
Khusyu' berasal dari kata KHOSYA'A yang bermakna bersih...
Menurut saya, yang dikatakan dengan bersih bukan hanya bersih dalam arti lahiriah atau bersih pakaian, tempat ataupun badan.. tapi bersih disini lebih kepada kebersihan hati, dengan kata lain ikhlas....
Oleh sebab itu, antara khusyu' dan ikhlas sangat berhubungan dan dan tak bisa dipisahkan karena keduanya adalah satu kesatuan...
"Tapi yang jelas, walau ibadah kita tidak disertai dengan khusyu' asalkan kita melaksanakannya atas dasar perintah-Nya dan disertai dengan hati yang ikhlas pasti amal ibadah kita pun diterima".. ini adalah kata2 yang telah saya tulis diatas...
benar adanya, Alloh akan menerima segala amal ibadah kita meskipun tidak disertai dengan ikhlas dan khusyu'.. kenapa demikian ??
Tidak jelek orang yang melaksanakan ibadah demikian karena semuanya atas dasar Qudrot dan Irodat-Nya... akan tetapi, kita pun harus memahami makna ikhlas dan khusyu' tersebut,..
bisa dikatakan benar, jika ada orang yang mengatakan bahwa ibadah yang khusyu' itu ibadah yang disertai dengan penghayatan dan memperhatikan ayat demi ayat atau gerak demi gerak dari setiap bacaan atau gerak kita dalam beribadah... sebab mereka tidak memahami dan mengetahui makna khusyu' dan ikhlas yang sesungguhnya...
Orang tsb bisa dikatakan benar karena ada beberapa tahap/tingkatan mengenai khusyu' dan ikhlas.
- Tingkatan orang 'abidin
- Tingkatan orang salikin
- Tingkatan orang 'arifin
Khusyu' dan Ikhlas di tingkatan 'abidin ialah ibadah yang didasari patuh dan taat atas perintah-Nya dengan ada pengharapan mendapatkan balasan (masuk surga, ataupun mendapatkan pahala)..
Khusyu' dan Ikhlas di tingkatan salikin adalah ibadah yang didasari pengharapan akan keridhaan-Nya dan pengharapan untuk selalu berada di sisi-Nya (terus mengingat-Nya)..
Khusyu' dan Ikhlas di tingkatan 'arifin adalah tanpa landasan apapun karena dia telah bersatu dan selalu beserta dengan Sang Maha Ikhlas (Maha Suci)... dengan sendirinya dia melaksanakan ibadah lahiriah. karena dia telah mengenal dan merasakan kebesertaan dengan Sang Maha Segalanya...
Seseorang tidak akan mendapatkan dan merasakan khusyu' dan ikhlas dalam ibadahnya tanpa mengenal dan selalu merasakan kebesertaan dengan-Nya...


2 comments:

Mohammad Syah Reza said...

Bagaimana mau khusyuk kalo yang disembah kita gak tahu Kang ??? xixixi...

Alferiyyi said...

hehehehehehehe......... benar kang..
kalo pengen khusyu' jelas harus tahu terlebih dahulu pada yang memerintah... :)