Permasalahan : ketika ada satu pertanyaan kepada engkau, berapakah jumlah Nabi yang membawa syariat ? maka jawabnya adalah, engkau katakan :” Nabi yang membawa syari’at adalah enam, mereka adalah Adam As, Nuh As, Umur Nabi Nuh adalah seribu empat ratus limapuluh tahun, kemudian Ibrohim As, Musa As, Isa As, dan Muhammad Saw.
Showing posts with label Kitab Qotrul Goes. Show all posts
Showing posts with label Kitab Qotrul Goes. Show all posts
Kitab Qotrul Goes (Bagian 9)
permasalahan : ketika ada satu pertanyaan kepada engkau, berapa jumlah para Nabi ?maka jawabnya adalah, seratus ribu dua puluh empat Nabi, Imam Ahmad Al-dardiri mengatakan, yang utama adalah tidak membatasi tentang jumlah mereka dalam bilangan tertentu karena dimungkinkan dalam menyebutkan bilangan para Nabi akan memasukkan orang yang bukan Nabi, ataupun dimungkinkan tidak memasukkan orang yang termasuk bagian jumlah para Nabi jika jumlah tersebut ternyata lebih sedikit dari kenyataan, ada satu riwayat sesungguhnya Alloh Swt ditanya tentang jumlah para Nabi, Nabi menjawab jumlah Nabi adalah seratus ribu dua puluh empat dan satu riwayat adalah duasratus ribu dua puluh empat.
Kitab Qotrul Goes (Bagian 10)
Permasalahan: ketika ada satu pertanyaan kepadamu, bagaimana cara beriman kepada hari akhir ? adapun awal dari kiyamat adalah semenjak tiyupan terompet yang kedua, yakni tiyupan bangun dari kubur, dan hari itu dinamakan hari akhir karena hari iru sebagai akhir dari hari-hari dunia ataupun juga disebut kiyamat karena bangunnya manusia dari kuburnya, dan berdirinya manusia dihadapan Tuhan sekalian alam.
Kitab Qotrul Goes (Bagian 12)
Permasalahn : ketika dikatakan kepadamu apa itu sholat fardlu, puasa romadlon zakat harta dan zakat fitrah cinta kepada para malaikat dan cinta kepada kitab-kitab Alloh yang telah diturunkan kepada sebagian Rosul-Nya dan mencintai para Rosul dan para Nabi cinta kepada taqdir Alloh Swt baik dan buruk adalah darin-Nya dan selain itu semua yang terdiri dari perintah dan larangan dan mengikut kepada sunat Nabi Saw apakah itu semua yang disebutkan adalah bagian dari hakikat dan asalnya iman atau bukan ?
Kitab Qotrul Goes (Bagian 13)
Permasalahan : ketika engkau ditanya “Apakah iman itu menggunakan sifat suci atau tidak ? maka jawabnya adalah iman adalah iman itu menggunakan sifat suci sebab iman semua amal bisa sah dan kufur mempunyai sifat tidak suci (hadast) atau najis sebagaimana firman Alloh Swt
Artinya : orang musyrik itu najis dalam arti najis itikadnya bukan badannya sebab kufur semua amal yang dilakukan dengan anggaota badannya menjadi rusak atau tidak sah tetapi bila masuk Islam orang kafir akan diganjar terhadap apa yang telah dilakukan yang termasuk ibadah yang tidak membutuhkan kepada niat seperti sedekah shilaturrohim, memerdekakan budak sehingga ibadah tersebut dihukumi sah sejak masuk islam sebagaimana yang dinukil dari syaikh nawawi dan syaik wana’i sedangkan dalil dari jawaban tersebut adalah firman Alloh Swt
artinya : barang siapa yang kufur iman maka sungguh hapus amalnya dan di akhirat golongan orang yang merugi.
Kitab Qotrul Goes (Bagian 11)
Permasalahan : ketika ada pertanyaan kepada anda bagaimana cara beriman kepada takdir yang baik dan takdir yang buruk adalah dari Alloh Swt ? maka jawabnya adalah bahwasannya Alloh Swt menciptakan semua makhluk dan memerintahkannya untuk taat dan menjauhi segala keburukan. Alloh Swt menciptakan Lauhul mahfudz dari intan putih. Panjang dari Lauhul mahfudz adalah jarak antara langit dan bumi sementara lebar Lauhul mhfudz adalah jarak antara timur dan barat, sisi pinggir Lauhul mahfudz adalah intan dan yaqut, kedua sampul Lauhul mahfudz adalah yaqut merah dasar Lauhul mahfudz berada pada tempatnya para malaikat yang berada di awang-awang diatas langit.
Kitab Qotrul Goes (Bagian 9)
permasalahan : ketika ada satu pertanyaan kepada engkau, berapa jumlah para Nabi ?maka jawabnya adalah, seratus ribu dua puluh empat Nabi, Imam Ahmad Al-dardiri mengatakan, yang utama adalah tidak membatasi tentang jumlah mereka dalam bilangan tertentu karena dimungkinkan dalam menyebutkan bilangan para Nabi akan memasukkan orang yang bukan Nabi, ataupun dimungkinkan tidak memasukkan orang yang termasuk bagian jumlah para Nabi jika jumlah tersebut ternyata lebih sedikit dari kenyataan, ada satu riwayat sesungguhnya Alloh Swt ditanya tentang jumlah para Nabi, Nabi menjawab jumlah Nabi adalah seratus ribu dua puluh empat dan satu riwayat adalah duasratus ribu dua puluh empat. Adapun hadist ahad /hadist yang tidak mutawatir tidak bisa memberikan faidah untuk memastikan dalam permasalahan jumlah para Nabi. Dan tidak ada pengakuan hukum dengan persangkaan dalam masalah I’tikod.
Kitab Qotrul Goes (Bagian 7)
Masalah : ketika ada satu pertanyaan bagaimana cara beriman kepada para Nabi ? maka jawabnya adalah bahwasannya Nabi yang pertama adalah Nabi Adam, adapun nama Kunyahnya adalah Abul Basyar, dan laqobnya adalah Shifiyullah, dan Nabi yang akhir dan yang paling utama adalah Nabi Muhammad Saw, maka tidak ada Nabi setelah beliau,
Kitab Qotrul Goes (Bagian 6)
Ini adalah lanjutan dari Kitab Qotrul Goes... Silahkan simak... mudah2n bermanfaat..!!!
Masalah: ketika ada pertanyaan kepada engkau, berapa jumlah
kitab yang telah diturunkan Alloh kepada para Rosul Alloh ?
Kitab Qotrul Goes (Bagian 5)
Tanbih
Ucapan pengarang kitab ini yang berupa Hamlatun,
safarotun, hafadzotun, dan katabatun, adalah bentuk jamak dari lafal,
hamilun,safirun,hafidzun, dan lafal katibun, mereka para malaikat adalah makhluk
dalam arti adanya mereka karena diwujudkan oleh Alloh sebagaimana selain para
malaikat, mereka para malaikat menyembah Alloh, maka mereka tidak mengucapkan
seseuatu hingga mereka mengucapkanya sebagaimana layaknya sikap para hamba yang
mempunyai tata karma, para malaikat tidak disifati dengan jenis laki-laki atau
pun perempuan, maka barang siapa yang meyakini pada sifat keperempuanan para
malaikat dan kebancian malaikat maka orang tersebut adalah kafir dengan
kesepakatan ulama, dan barang siapa yang meyakini sifat kelelakian para
malaikat maka orang itu adalah fasik, malaikat tidak mempunyai syahwat
(keinginan) dan juga nafsu. Sementara nafsu itu terbagi menjadai
beberapa tingkatan :
Kitab Qotrul Goes (Bagian 4)
Bila ada sebuah permasalahn tentang sebuah pertanyaan kepada kita bagaimana
cara beriman kepada malaikat Alloh ? maka jawaban pertanyaan tersebut adalah
sesungguhnya malaikat mempunyai banyak golongan, dalam arti malaikat terbagi
dalam banyak macam rupa baik dari segi tingkah, perbuatan dan bentuknya,
diantara mereka ada yang pekerjaanya memikul ‘Arsy, mereka adalah malaikat yang
berada pada tingkatan yang paling tinggi, dan malikat yang paling awal
wujudnya, jumlah mereka ketika didunia berjumlah empat,
Kitab Qotrul Goes (bagian 3)
Bagaimana cara beriman
kepada Alloh
Jawaban dari pertanyaan diatas
adalah jika kita mengatakan bahwa sesugguhnya Alloh Swt adalah
dzat Esa, artinya adalah Alloh Swt dzat yang satu dengan
sifat-sifat yang wajib dan mustahil ada pada dzat-Nya tidak ada sekutu
bagi-Nya, yang maha hidup dengan sifat kehidupan yang qodim yang berdiri dengan
dzat-Nya, tidak dengan ruh, yang maha tahu dengan pengetahuan yang bersifat
qodim yang berdiri dengan dzatNya, meliputi perkara yang wajib, jaiz, dan
mustahil yang maha kuasa dengan kekuasaan yang bersifat qodim yang berdiri dengan
dzat-Nya tidak membutuhkan pelaksanaan proses atau perantara, pada
kudratnya Alloh Swt tidak ditemui adanya sifat lemah. kudrat-Nya meliputi
perkara-perkara yang mungkin, Alloh juga dzat yang berkehendak dengan
kehendak yang bersifat qodim yang berdiri dengan dzat-Nya yang maha mendengar
terhadap semua obyek pendengaran dengan pendengaran yang bersifat qodim,
qolbu: Kitab Qotrul Goes (bagian 2)
Permasalahan iman
Ketika ada pertanyaan kepada anda apa sih definisi iman dan hal yang
berhubungan dengan hakikatnya iman, ketika hakikat iman itu adalah membenarkan
membenarkan ? maka jawabannya adalah aku beriman dalam arti membenarkan dan
mengikrarkan iman kepada Alloh Swt, Malaikat Alloh, Kitab-Kitab Alloh,
Rosul-Rosul Alloh, hari akhir dan iman kepada takdir Alloh Swt, baik dan yang
buruk adalah semata-mata dari Alloh Swt, dan hal ini adalah sesuai dengan
hadist yang telah diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Sayyidina Umar ataupun
juga hadist yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori dari Abi Hurairoh dari
haditsnya Malaikat Jibril.
Kitab Qotrul Goes (bagian 1)
Tetesan Embun
Segala puji milik Alloh Swt yang telah memberikan hidayah kepada kita semua sebagian hambanya lagi dengan maksiat. Sholawat dan salam semoga tetap tercurah kepada Rosul yang paling utama,yang menjadi majikan keturunan anak Adam yaitu junjungan kita Nabi Muhammad Saw, kepada keluarga beliau, sahabat-sahabat beliau, para istri-istri beliau, dan anak turun beliau sejumlah sesuatu yang telah ditulis oleh Qolam Alloh Swt.
Subscribe to:
Posts (Atom)



